Selasa, Februari 16, 2010

PENGERTIAN SISTEM

Implementasi Sistem Informasi
RIRIN AMIM MASRURI
31107474

Definisi Sistem
Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem, yaitu yang
menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau
elemennya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur
mendefinisikan sistem sebagai berikut ini :
Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan
atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu

Menurut Jerry Fitzgerald, Ardra F. Fitzgerald dan Warren D. Stallings, Jr.,

mendefinisikan prosedur sebagai berikut :

Suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi

yang menerangkan Apa (What) yang harus dikerjakan, Siapa (Who) yang


Definisi sistem menurut para ahli :

  1. C.W. Churchman
    Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.
  2. L. James Havery
    Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
  3. Turban, McLean, dan Wetherbe
    Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
  4. Menurut Jerry FithGerald

    sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.


Karakteristik Sistem / Elemen Sistem :

  • · Memiliki komponen ;

    Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya.

  • · Batas sistem (boundary) ;

    Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

  • · Lingkungan luar sistem (environment) ;

    Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

  • · Penghubung sistem (interface) ;

    Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

  • · Masukan sistem (input) ;

    Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

  • · Keluaran sistem (Output) ;

    Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.

  • · Pengolah sistem (Process) ;

    Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.

  • · Sasaran sistem ;

    Kalau sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.



Tingkatan Sistem Informasi

Beberapa jenis TI yang dikembangkan berdasarkan lini manajerial, memiliki fungsi dan manfaat bagi tiap tingkatan manajerial. Adapun tingkatan SI tersebut adalah :

  1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Sytems-TPS). TPS merupakan hasil perkembangan dari pembentukan kantor elektronik, dimana sebagian dari pekerjaan rutin diotomatisasi termasuk untuk pemrosesan transaksi. Pada TPS, data yang dimasukkan merupakan data-data transaksi yang terjadi.
  2. Sistem Informasi Manajemen (SIM). SIM adalah sebuah kelengkapan pengelolaan dari proses-proses yang menyediakan informasi untuk manajer guna mendukung operasi-operasi dan pembuatan keputusan dalam sebuah organisasi.Pada SIM, masukan yang diberikan berupa data transaksi yang telah diproses, beberapa data yang asli, model-model pengolahan data.Kemudian data-data tersebut akan diproses. Proses yang terjadi berupa pembuatan laporan-laporan yang ringkas, keputusan-keputusan yang rutin dan jawaban dari query yang diberikan
  3. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan peningkatan dari SIM dengan penyediaan prosedur-prosedur khusus dan pemodelan yang unik yang akan membantu manajer dalam memperoleh alternative keputusan
  4. Sistem Informasi e-Business dibangun untuk menjawab tantangan pengintegrasian data dan informasi dari proses bisnis berbasis internet.

Sistem terotomasi terbagi dalam sejumlah katagori :

¨ On-line systems. Sistem on-line adalah sistem yang menerima langsung input pada area dimana input tersebut direkam dan menghasilkan output yang dapat berupa hasil komputasi pada area dimana mereka dibutuhkan. Area sendiri dapat dipisah-pisah dalam skala, misalnya ratusan kilometer. Biasanya digunakan bagi reservasi angkutan udara, reservasi kereta api, perbankan dll.

¨ Real-time systems. Sistem real-time adalah mekanisme pengontrolan, perekaman data, pemrosesan yang sangat cepat sehinga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama. Perbedaan dengan sistem on-line adalah satuan waktu yang digunakan real-time biasanya seperseratus atau seperseribu detik sedangkan on-line masih dalah skala detik atau bahkan kadang beberapa menit. Perbedaan lainnya, on-line biasanya hanya berinteraksi dengan pemakai, sedangkan real-time berinteraksi langsung dengan pemakai dan lingkungan yang dipetakan.

¨ Decision support system + strategic planning system. Sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian dan membantu para manajer mengambil keputusan, mengevaluasi dan menganalisa tujuan organisasi. Digunakan untuk sistem penggajian, sistem pemesanan, sistem akuntansi dan sistem produksi. Biasanya berbentuk paket statistik, paket pemasaran dll. Sistem ini tidak hanya merekam dan menampilkan data tetapi juga fungsi-fungsi matematik, data analisa statistik dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik (tabel, chart) sebagaimana laporan konvensional.

¨ Knowledge-based system. Program komputer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar. Umumnya menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG.



Pelaku sistem terdiri dari 7 kelompok :

1. Pemakai ;

Pada umumnya 3 ada jenis pemakai, yaitu operasional, pengawas dan eksekutif.

2. Manajemen ;

Umumnya terdiri dari 3 jenis manajemen, yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan, manajemen sistem yang terlibat dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan. Kelompok manajemen biasanya terlibat dengan keputusan yang berhubungan dengan orang, waktu dan uang, misalnya ;

“ sistem tersebut harus mampu melakukan fungsi x,y,z, selain itu harus dikembangkan dalam waktu enam bulan dengan melibatkan programmer dari departemen w, dengan biaya sebesar x”.

3. Pemeriksa ;

Ukuran dan kerumitan sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi dimana sistem tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya pemeriksa. Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis.

4. Penganalisa sistem ;

Fungsi-fungsinya antara lain sebagai :

- Arkeolog ; yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan, bagaimana sistem tersebut dijalankan dan segala hal yang menyangkut sistem lama.

- Inovator ; yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain.

- Mediator ; yaitu yang menjalankan fungsi komunikasi dari semua level, antara lain pemakai, manajer, programmer, pemeriksa dan pelaku sistem yang lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama.

- Pimpinan proyek ; Penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja, adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.

5. Pendesain sistem ;

Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu, yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.

6. Programmer ;

Mengerjakan dalam bentuk program dari hasil desain yang telah diterima dari pendesain.

7. Personel pengoperasian ;

Bertugas dan bertanggungjawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan dan backup. Pelaku ini mungkin tidak diperlukan bila sistem yang berjalan tidak besar dan tidak membutuhkan klasifikasi khusus untuk menjalankan sistem.



Definisi Sistem Informasi:

Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.

Atau ;

Sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi.

Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual, model manajemen dan basis data.



PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM AKTIVITAS MANUSIA, ANTARA LAIN:


  • | Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor sehingga dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan

  • | Sistem biometric yang dapat mencegah orang yang tak berwenang mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata

  • | Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien.

  • | Sistem yang dipasang pada tempat-tempat public yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel,tempat pariwisata,pertokoan dll.

  • | Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange / EDI) yang memungkinkan pertukaran dokumen antar perusahaan secara elektronis dan data yg terkandung dalam dokumen dapat diproses secara langsung oleh komputer

Jumat, Januari 01, 2010

Inilah Cinta Yang Melampaui Cinta

Jika kau ingin menghapus semua tentangku, lakukan sesukamu kecuali catatan ini. Remuk redamkan semua goresan dan memorimu tentangku, kecuali apa yang kutulis malam ini.

Aku mencintaimu. Aku mencintai kalian. Dan cintaku ini terbit dari hati yang dibelai ukhuwah karena Allah. Rabb yang menebarkan cinta kasih semau-Nya. Menghiasinya dalam hati setiap manusia, atau Mencabutnya.

Aku mencintaimu. Aku mencintai kalian. Dan cintaku ini tumbuh bersama janji akan merawat ukhuwah yang menyejukkan ini.

Akhi fiellah, Ukhti fiellah. Aku mencintaimu. Aku mencintaimu. Sepanjang jalan kehidupan yang telah kulalui, tak ada kehangatan yang dapat menaklukkan ukhuwah fiellah ini. Tidak juga persaudaraan nasab. Tidak juga cinta.

Inilah doa yang ingin selalu kulantunkan, "Rabb, aku memang tak mahir merawat ketaatan kepada-Mu. Aku terlampau sering melukai syariat-Mu. Aku juga sering dikuasai emosi. Tapi aku punya dua hal, jika aku ikhlas dengan kedua hal itu maka jadikan mereka berguna untuk menolongku di akhirat nanti. Kedua hal itu adalah tauhid kepada-Mu dan perasaan cinta dalam ukhuwah islamiyah yang lebih menguasai perasaanku ketimbang hubungan yang lain."

Semoga kau tahu, hatiku bergetar tiap kali berdoa untuk keampunan semua kaum muslim, lelaki dan perempuan. Getar itu adalah cinta. Getar itu adalah kasih. Getar itu adalah sayang. Getar itu adalah pengukuhan bahwa kau tetap saudaraku dengan segala dosa dan kekuranganmu, makanya aku mendoakanmu. Rabbighfirlii wa liwaalidayya wa lilmuslimiin wal muslimaat.

Aku berdoa untukmu di dalam sujud, di depan mushaf setelah tilawah, di setiap sisi dinding Kakbah, di Arafah yang damai, di Raudhah yang tentram, di atas koran bekas di lapangan tempat salat hari raya, di belakang imam salat jenazah, di mana-mana.

Aku berdoa setiap kali melihat kaki-kaki kecil itu berlari ke masjid petang hari untuk mengaji. Setiap melihat adegan ketaatan. Pada waktu melihat semua orang menangis di tanah-tanah haram. Setiap memandang wajah-wajah antusias mendengar kajian-kajian Al-Qur'an atau Hadits. Kala terlihat jilbab besar di dalam bis kota, pasar, kampus, atau di mana saja. Saat melihat pemandangan indah wajah-wajah bersih yang konsisten menjaga Sunnah. Walau aku tak sebaik itu.

Aku mencintaimu. Aku mencintai kalian. Dan cintaku ini tak akan berkurang karena hal-hal yang sepele. Engkau tetap saudaraku selama engkau menjadi hamba-Nya. Apapun kekuranganmu. Tahukah engkau, setiap tasbih yang kulafazkan adalah pengukuhan betapa Allah-lah Zat Yang Maha Suci itu. Engkau tidak suci. Engkau berdosa sebagaimana aku pun berdosa. Engkau pernah bersalah kepadaku sebagaimana aku sering bersalah kepadamu. Tapi engkau adalah saudaraku. Aku mencintaimu dengan cinta yang melampaui cinta. Dengan ukhuwah.

Aku mencintaimu. Aku mencintai kalian. Dan cintaku ini tak pernah berhenti. Cintaku selalu kulantunkan bersama setiap ketaatanmu, setiap kali kau mempertegas tauhidmu, setiap kali kau saling menasehati dan saling bersabar, saling mencintai, saling membangun, saling menjaga ukhuwah yang hangat ini.

Sekali lagi, aku tak punya apa-apa untukmu selain itu. Maka, sekali lagi, tidak ada yang lebih berharga bagiku selain ukhuwah ini. Jika kau ingin aku menghapus semua tulisanku, aku akan lakukan kecuali tulisan ini. Inilah satu-satunya catatan yang aku paling ingin kau selalu membacanya.

Aku mencintaimu. Aku mencintai kalian. Dan cintaku ini melampaui cinta.

open casting




Ada yang berminat jadi pemin film? Ada peluang lho, sinemart pictures lagi membuka casting pemain untuk film terbarunya, yaitu Dalam Mihrab Cinta.

Film ini sebagaimana Ketika Cinta Bertasbih, juga diangkat dari novel karya Habiburrahman El Sirazi alias Kang Abik yang berjudul sama yaitu "DALAM MIHRAB CINTA". Istimewanya film ini rencananya akan langsung disutradarai oleh Kang Abik Sendiri. Insya Allah ini menjadi jaminan originalitas isi film terhadap novelnya.

Mau tau persyaratannya?

OPEN CASTING
DALAM MIHRAB CINTA

Kirim Ke PO BOX 0051/ JKBKJ/ 11530 Jakarta, Berupa:
1. Biodata Lengkap
2. Foto 5R 3bh (close up, setengah badan, seluruh badan)
3. Tulis "DMC"
4. Batas akhir pengiriman 24 Januari 2010 (cap pos)
5. Untuk Informasi hubungi Frans 021-9490909881

Syarat Peserta:
1. Laki Laki (17-25th), Perempuan (15-23th)
2. WNI dan bisa berbahasa Indonesia degan baik
3. Berpenampilan menarik dan proporsional
4. Tidak terikat kontrak dengan pihak lain

Nah jika ingin mengikuti jejak Cholidi Asadil Alam, Oki Setiana Dewi, Meyda Safira, Alice Sofie Norin, atau Andi Arsyil Rahman Putra? kayaknya ini kesempatan yang baik :)

MATA SINEMA





Jika kita ketik kata "komunitas" pada google khusus halaman berbahasa Indonesia maka akan muncul 3.720.000 pilihan situs. Jika kita tambahkan kata "sinema" maka jumlah pilihan situs akan menyusut menjadi tinggal 113.000 saja. Namun ini sebenarnya bukanlah juga angka yang sedikit, ternyata komunitas yang berbasiskan pada sinema atau setidaknya berhubungan dengannya di Indonesia sedemikian banyak.

Tiap komunitas memiliki ketertarikan pada fokus tertentu, seperti film indie (independen), film alternatif, kajian film dari sudut pandang psikologi dll. Ada pula komunitas yang berbasiskan wilayah seperti komunitas pecinta sinema Purbalingga, Forum Sinema Semarang dll.

Melengkapi warna pelangi komunitas persinemaan di tanah air, ahad lalu, 13 Desember 2009, telah lahir sebuah komunitas pemerhati sinema Indonesia yang bernama MataSinema. Komunitas ini memiliki fokus mendukung lahirnya film-film Islami dan pembangun jiwa. Tidak hanya itu komunitas yang mendedikasikan diri sebagai Cinema Watch di tanah air ini ini pun memiliki misi untuk melindungi masyarakat dari serbuan film-film yang merusak moral masyarakat, khususnya gerenasi muda.

Suwandy Basyir sebagai ketua komunitas MataSinema menuturkan bahwa organisasi ini adalah adalah metamorfosis dari komunitas yang telah ada sebelumnya yaitu Komunitas Cinta Bertasbih yang merupakan sebuah milis (mailing list) di yahoogroups. Milis dengan anggota berjumlah 1.172 ini tentu saja lahir untuk menyambut diproduksinya Film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) oleh Rumah Produksi Sinemart. KCB adalah sebuah film romansa Islami yang diangkat dari novel karya Habibburahman El Sirazy yang berjudul sama. Seiring dengan maraknya jejaring sosial, maka milis KCB pun membentuk group di Facebook dengan jumlah anggota 6562 orang. Jumlah yang tidak sedikit memang.

Seiring berjalannya waktu milis KCB ini kian berkembang. Selain dari jumlah anggota yang kian bertambah, pemekaran wilayah pun terjadi di beberapa tempat. Sebut saja Milis KCB cabang Jabodetabek, cabang Surabaya, cabang Batam, cabang Malang, cabang Samarinda, cabang Medan, cabang Bandung, cabang Riau, dan cabang Palembang.


Dengan beragam latar belakang, keanggotaan milis ini jadi bersifat sangat dinamis dan berwarna. Hanya ada satu benang merah kesamaan diantara semua anggota, yaitu mereka sangat mendukung dan mengapresiasi keberadaan film-film Islami yang membangun moral.

Kesamaan tekad untuk turut membangun peradaban melalui film-film Islami inilah yang akhirnya membuat milis KCB akhirnya berubah nama menjadi MataSinema, sebuah komunitas independen pemerhati sinema Indonesia, khususnya sinema Islami. Perubahan nama ini diperlukan karena era film KCB yang telah selesai.

Soft launching MataSinema dilakukan bersamaan dengan Silaturahim Session V milis Ketika Cinta Bertasbih. Acara yang digelar di rumah makan Paparons Pizza Buncit ini dihadiri oleh lebih dari 80 orang anggota dan tamu undangan.

Acara yang bertajuk "Bangun Sinema Islami, bangkitlah peradaban" ini berlangsung sederhana namun penuh hikmah dalam indahnya ukhuwah. Kehadiran anggota dari luar kota pun menambah hangatnya suasana, seperti dari Bandung, Depok, Tangerang, Bogor, bekasi dan bahkan Ciamis.

Selain itu para pemeran film KCB seperti Oki Setiana Dewi, Heppy Syah, Renny Syahrial, Kang Suby dan istrinya serta beberapa undangan dari Sinemart pun hadir.


Dalam kesempatan ini Pak Dani Sapawie selaku line producer Sinemart yang sangat akrab dengan seluruh anggota milis ini dalam sambutannya sangat gembira menyambut kelahiran MataSinema. Beliau berharap agar MataSinema dapat menjadi "Cinema Watch" nya Indonesia yang mampu mengapresiasi secara profesional film-film Islami yang bermutu dan di lain pihak mampu melindungi masyarakat (ummat) dari bombardir serangan film-film yang merusak moral ummat.

Banyak yang perlu dilakukan untuk membangun cita mulia ini. Membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan serta menjalin komunikasi dengan komunitas pecinta sinema lainnya sangatlah diperlukan.

Untuk pengurus, ini adalah awal perjuangan membangun peradaban yang bermartabat bagi ummat. Sinema Islami yang bermutu dan diterima oleh ummat adalah sebuag keniscayaan. Untuk saat ini mungkin masih pada era film Islami bertema percintaan, ke depan diharapkan tema film Islami jauh lebih berwarna seperti yang belum lama ini beredar film Emak Ingin Naik Haji yang bertema bakti anak kepada ibunya.

Bismillah, sekali lagi selamat buat kelahiran MataSinema. Bangun sinema Islami, bangkitlah peradaban!




"Semoga MataSinema bisa menjadi wadah dan solusi buat pecinta dunia perfilman yang berbudaya. "Mata" berfungsi untuk melihat. Semoga MataSinema menjadi MataHati buat perkembangan sinema-sinema di masa sekarang ini. Harapanku semoga majalah MataSinema bisa terbit dan punya website pribadi".
(Andi Arsyil Rahman Putra, pemeran Furqon dalam Film KCB)

"Saya mendukung penuh dan bersyukur dengan lahirnya komunitas yang mau memperhatikan nasib perfilman Islam. Selalu bersama. Bismillah"
(Cholidi Asadil Alam, pemeran Azzam dalam Film KCB)

“Film-film Islami kini mulai menunjukkan giginya. Tentu hal ini harus direspon positif, tetapi kemudian Film seperti apakah yang “pantas” untuk mendapatkan predikat film Islami? Apakah hanya dengan menggunakan symbol Islam lalu Film itu bisa dinyatakan sebagai film Islami? Terlepas dari itu film Islami haruslah menjadi film yang berkualitas dalam segala aspek. Tentu hal ini menjadi hal yang sangat penting mengingat sebuah Film memiliki kekuatan yang luar biasa mempengaruhi masyarakat. Maka, dengan hadirnya MataSinema diharapkan akan adanya perbaikan dalam perfilman Islam yang kemudian berujung pada perbaikan bangsa ini. Jaya Film Islami! Jaya MataSinema!”
(Oki Setiana Dewi, pemeran Anna Althafunnisa dalam Film KCB)

Mari bergabung bersama kami:
Milis MataSinema
Website Resmi MataSinema

BAHASA INGGRIS SOFTSKILL 4

ACQUISITION OF CAPITAL

A corporation needs capital in order to start up, operate and expand its business. The process of acquiring this capital is known as financing. A corporation uses two basic types of financing : equity financing and debt financing. Equity financing refers to funds that are invested by owners of the corporation. Debt financing, on the other hand, refers to funds that are borrowed from sources outside the corporation.
Equity financing (obtaining owner funds) can be exemplified by the sale of corporate stock. In this type of transaction, the corporation sells units of ownership known as shares of stock. Each share entitles the purchaser to a certain amount of ownership. For example, if someone buys 100 shares worth of Ford’s resources, materials, plants, production, and profits. The person who purchases shares of stock is known as a stockholder or shareholder.
All corporations, regardless of their size, receive their starting capital from issuing and selling shares of stock. The initial sales involve some risk on the part of the buyers because the corporation has no record of performance. If the corporation is successful, the stockholder may profit through increases valuation of the shares of stock, as well as by receiving dividends. Dividens are proportional amounts of profit usually paid quarterly to stockholder. However, if the corporation is not successful, the stockholder may take a severe loss on the initial stock investment.
Often equity financing does not provide the corporation with enough capital and it must turn to debt financing, or borrowing funds. One example of debt financing is the sale of corporate bonds. In this type of agreement, the corporation borrows money from an investor in return for a bond. The bond has a maturity date, a deadline when the corporation must repay all of the money it has borrowed. The corporation must also make periodic interest payments to the bondholder during the time the money is borrowed. If these obligations are not met, the corporation can be forced to sell its assets in order to make payments to the bondholders.
All businesses need financial support. Equity financing (as in the sale of stock) and debt financing (as in the sale of bonds) provide important means by which a corporation may obtain its capital.



PENGUASAAN MODAL

Sebuah perusahaan membutuhkan modal untuk memulai, beroperasi dan memperluas bisnis. Proses penguasaan modal kita ketahui sebagai perolehan dana. Sebuah perusahaan menggunakan 2 tipe dasar dari perolehan dana; perolehan dari dana sendiri dan perolehan dana dari berhutang. Perolehan dari dana sendiri mengacu ke dana yang telah di investasikan pemilik perusahaan. Perolehan dana dari berhutang, sebaliknya, mengacu ke dana yang dipinjam dari sumber luar perusahaan.
Perolehan dari dana sendiri (perolehan dana dari pemilik) bisa di contohkan dari penjualan saham perusahaan. Di transaksi tipe ini, perusahaan menjual beberapa unit yang diketahui sebagai saham. Setiap saham memberi hak kepada pembeli dengan jumlah kepemilikan tertentu. Sebagai contoh, jika seseorang membeli 100 bagian nilai saham dari perusahaan ford motor, orang tersebut telah memberi seratus bagian nilai kekayaan ford, material, pabrik, produksi dan keuntungan. Orang yang membeli saham itu disebut pemegang saham.
Semua perusahaan tidak pandang besar atau kecilnya, menerima modal awal dari pengeluaran dan penjualan saham. Penjualan permukaan mempunyai banyak resiko di pihak pembeli karena perusahaan tidak mempunyai catatan kinerja. Jika perusahaan berhasil, pemegang saham memperoleh keuntungan melalui kenaikkan harga dari saham, juga menerima pajak. Pajak adalah sejumlah keuntungan yang proporsional yang selalu dibayar setiap tiga bulan ke pemegang saham, bagaimana pun jika perusahaan tidak berhasil atau sukses, pemegang saham dapat mengalami kerugian besar pada penjualan saham.
Biasanya perolehan dana sendiri tidak cukup modal dan perusahaan harus beralih ke perolehan dana dari berhutang, atau meminjam dana. Satu contoh dari perolahan dana berhutang adalah penjualan surat tanda berhutang perusahaan. Di dalam persetujuan, perusahaan meminjam uang dari penanam modal dalam mengembalikkan surat tanda berhutang. Surat tanda berhutang mempunyai tanggal jatuh tempo, batas waktu saat perusahaan harus membayar kembali semua uang yang telah dipinjam. Perusahaan harus juga melakukan pembayaran bunga berkala ke pemegang surat tanda berhutang selama uang dipinjam. Jika kewajiban ini tidak terpenuhi, perusahaan dapat dipaksa untuk menjual aset perusahaan untuk membayar ke pemegang surat tanda berhutang.
Semua bisnis membutuhkan dukungan dana. Perolehan dari dana sendiri (didalam penjualan saham) dan perolehan dana dari berhutang (didalam penjualan surat tanda berhutang) memberikan jalan yang penting dimana beberapa perusahaan mungkin kekurangan modal.